Oka merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur kamarnya. Tubuhnya terasa seperti mengambang. Tulang-tulangnya terasa remuk setelah ia menghabiskan waktu untuk bermain badminton tadi sore. Sambil istirahat, ia mengambil hpnya dan mengecek 5 sms masuk yang tadi belum sempat ia baca.
Dari 5 sms, yang ia baca, hanya ada 2 sms yang dapat menarik perhatiannya. Pertama, adalah sms dari Rezky (gebetan Oka) dan yang kedua adalah dari Wisnu (kaka kelas Oka). Saat Oka sedang membalas sms Rezky, Wisnu kembali mengirimkan sms pada Oka. "Hmm, tumben Wisnu sms." pikir Oka. Lalu ia pun membaca smsnya,
"Hai Oka. Apa kabar? Udah lama juga ya kita ga ketemu :) "
Oka teridam. Berpikir. Tumben sekali Wisnu menanyakan kabarnya. Padahal kan, mereka satu sekolah. "Ada apa ini? Jangan-jangan ada maunya" gumam Oka
"Hei juga nu. Gue baik ko, ada apa sih? Tumben lo sms gue" Balas Oka
Sambil menunggu sms balasan, ia pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah itu, Oka kembali meraih hpnya, dan tersenyum riang. Ia perhatikan kalimat-kalimat sms yang dikirimkan Rezky. Bahasa berbeda ! Aaaa... itu berarti, "Dia lagi mau smsn sama gue!" ^.^
Semua rasa pegal dan capenya seketika hilang disaat ia smsn dengan Rezky. Oka memang selalu merasa seperti kedapetan durian runtuh kalo lagi smsn sama Rezky. Hampir sampe tengah malem mereka smsn, sampai akhirnya Oka merasa sudah tidak sanggup lagi menahan berat kelopak matanya untuk tidak menutup.
Saat ia sedang menyiapkan diri untuk tidur, ada sms masuk lagi dati dari Wisnu.
"Ka, sebenernya selama ini gue selalu merhatiin lo. Dan gue suka sama lo. Lo mau ga jadi cewe gue?"
DEG !
Oka kaget banget sama apa yang udah dia baca. Dia bener-bener ga nyangka, kalo Wisnu, orang yang super nyebelun, yang suka ngerjain dan ngejekin Oka kalo di sekolah itu bakal nembak dia. Niatnya, Oka bakal ngabaikan itu sms. Tapi, itu gagal karena ga lama dari itu ada telpon masuk. "Dari Wisnu!" gumam Oka.
"Halo. Belum tidur Ka?" suara Wisnu
"Hmm, ya mau sih tadinya. Cuma lo nelpon, gajadi deh tidurnya. Ada apa?" Jawab Oka ketus.
"Mm, lo udah baca sms gue kan? Gimana ka? Lo mau kan? Gue harepin sih lo mau. Ayo Ka, plis jawab pertanyaan gue sekarang jugaa !" desek Wisnu.
Karena Oka udah mulai ngerasa enek dan ngantuk banget, dia udah ngeniatin buat nolak permintaan Wisnu tadi. Tapi, semuanya itu seketika gagal disaat ia melihat foto persahabatannya bersama Raya dan Maya. Oka pun tersenyum tipis..
"Haaa iya iya deh iya. Tapi lo harus janji sama gue, jangan sampe ada yang tau soal ini ! Oke?" Jawab Oka.
"Apa ka? berarti.. Lo nerima gue dong!? Aseeeeeeeeeeeek haha makasih banget ya Ka, ga sia-sia gue nungguin lo selama ini.. " Jawab Wisnu kegirangan.
"Eitts , jangan dulu seneng lo! Lo harus janji dulu sama gue, kalo lo gakan bocorin soal ini kesiapa pun ! janji!? Wey Wisnuu !!" Cerocos Oka.
Saking emosinya, Oka ga nyadar kalo telponnya Wisnu itu udah di matiin sejak tadi. Namun, karena Oka sedang ngantuk berat, ia tidak mau pusing-pusing memikirkan hal itu, dan sesegera mungkin masuk ke alam mimpi.
-aaa-
Di malam yang sama, seorang gadis berparas cantik tengah merasa kegalauan yang sungguh membuatnya sama sekali tidak nyaman.
"Maya, akhirnya gue jadian juga sama Oka. Makasih ya ;)"
Kalimat itu terus terngiang di telingan dan hati Maya. Kaget, bingung, dan sedikit rasa sakit terasa dalam hati kecilnya. "Gue kenapa si!? Harusnya kan gue biasa aja, toh kan Wisnu udah bukan siapa-siapa gue lagi. Lagipula, Oka juga kan sahabat gue, jadi gue harus tetep dukung dong. Pokonya gue ga boleh punya perasaan kaya gini terus!" bantah Maya pada dirinya sendiri.
-aaa-
*to be continued...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar