Pages

Sabtu, 26 Februari 2011

Nasihat Fajar

Sena terbaring pasrah di atas tempat tidurnya. Hanya suara radio yang menemaninya malam ini. Berkali-kali ia melihat layar handphone-nya, namun nihil. Tak ada satupun sms yang masuk sejak siang tadi. Dan hal itu membuat Sena bete setengah mampus ! K

Memang semenjak Sena mengakhiri hubungannya dengan Rio beberapa hari lalu, tak tau mengapa ia jadi lebih sering melamun sendiri. Padahal, keputusan itu datang dari dirinya sendiri. Namun yah... hidup memang sulit ditebak.

Daripada terus-menerus tenggelam dalam kegalauan, ia pun akhirnya memutuskan untuk mengirim sms kepada Fajar. Yaa kebetulan juga mereka sempet lostcont beberapa bulan ini. Jadi yaa, lumayan juga bakal banyak banget hal yang bisa Sena ceritain ke Fajar, dan bisa sejenak ngelupain kegalauannya.

Dalam sejenak, Sena sudah tenggelam dalam cerita-ceritanya dengan Fajar. Sena menceritakan kehidupannya akhir-akhir ini yang bisa dibilang yaa penuh kejutan (waw -.-). Untungnya, Fajar termasuk orang yang bisa ngerti dan maklum sama tingkah Sena yang kalo udah cerita suka nyerocos gitu.

Setelah ia menceritakan masalahnya pada Fajar, akhirnya Sena mendapat beberapa nasihat dari Fajar agar ia bisa tau cara bagaimana ngebuat hidup lebih berarti dan berwarna. Salah satunya itu,

“Ga semuanya yang jita harepin dan bayangin itu bakal jadi kenyataan. Karena kehidupan manusia itu rumit & penuh misteri. Tuhan udah punya cara sendiri buat ngatur takdir kita. Jadi, kita jangan punya pikiran ‘gimana nanti’ setelah menentukan sebuah keputusan. Tapi berpikirlah nanti gimana’ supaya kita bisa lebih menghargai hidup & keputusan.
Well, kata-kata Fajar emang agak sulit dimengerti bagi Sena. Tapi, walaupun gitu ada sepatah dua patah kata yang bisa otak Sena tangkap dari kalimat-kalimat itu, dan itu bisa membuat pikiran Sana lebih terbuka lagi. Jadi seenggaknya, bisa ngebangkitin semangat Sena dan bisa ngehadirin kemauan untuk instropeksi diri buat Sena.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar